Apa kata pelancong tentang Kabupaten Empat Lawang
"Kota yang unik dengan budaya lokal yang kaya dan alam yang indah"
Wajib dilihat- Bendungan Paiker
- Air Terjun Ayek Deghian
- Pasar Pulau Mas
Wajib dicicipi- Kelicuk
- Gonjeng
- Lauk-lauk khas daerah
Tips lokal- Gunakan ojek gandeng atau becak motor untuk transportasi di dalam kota
- Kunjungi Pasar Kalangan untuk menemukan barang-barang unik
- Jangan lupa mencoba kopi orisinal daerah di Warung Kopi Pak Anang
Cocok untuk- Pencinta alam
- Foodie
- Keluarga
Disintesis dari panduan id.wikivoyage.org (CC BY-SA 4.0) menggunakan model bahasa lokal. Konten dapat berisi ketidakakuratan — silakan koreksi via tips komunitas.
Panduan Wikivoyage
Kabupaten Empat Lawang merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia, dengan pusat pemerintahan berkedudukan di Tebing Tinggi. Kabupaten ini resmi berdiri pada 20 April 2007, setelah Rancangan Undang-Undang pembentukannya disahkan oleh DPR pada 8 Desember 2006, bersamaan dem ngan pembentukan 15 kabupaten/kota baru lainnya. Kabupaten Empat Lawang dibentuk sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Lahat.
Pahami
Mayoritas penduduk Kabupaten Empat Lawang berasal dari Suku Lintang atau Jemo Lintang yang mencakup sekitar 55% dari jumlah penduduk dan tersebar di wilayah Muara Pinang, Lintang Kanan, Pendopo, Pendopo Barat, Ulu Musi, serta Sikap Dalam. Selain itu, terdapat Suku Pasemah yang menyumbang sekitar 19% populasi dan umumnya bermukim di Kecamatan Pasemah Air Keruh. Suku Saling menempati sekitar 12% penduduk dan banyak dijumpai di Kecamatan Saling, sementara Suku Kikim Tebing mencakup sekitar 5% dan berpusat di wilayah Tebing Tinggi. Sisanya, sekitar 9%, merupakan kelompok minoritas yang terdiri dari berbagai suku lain seperti Jawa, Sunda, dan etnis lainnya.
Berkeliling
Di Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, terdapat sarana transportasi khas yang telah menyatu dengan aktivitas harian masyarakat. Moda transportasi ini dikenal sebagai ojek gandeng atau becak motor, yaitu kendaraan roda tiga yang banyak dimanfaatkan sebagai angkutan umum. Keberadaannya menjadi salah satu pilihan utama warga dan pendatang untuk bepergian di dalam kota.
Lihat
Bendungan Paiker
Bendungan Paiker terletak di salah satu desa di Kecamatan Pasemah Air Keruh. Tempat ini kerap menjadi tujuan rekreasi warga sekitar, terutama saat akhir pekan dan hari libur. Selain berfungsi sebagai sumber irigasi bagi persawahan di sekitarnya, bendungan ini menawarkan pemandangan yang menarik dan suasana yang sejuk. Pengunjung dapat melihat aktivitas anak-anak yang bermain air, serta menyaksikan wahana arung jeram sederhana yang dikelola oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat. Kawasan ini dapat dikunjungi setiap hari.
Air Terjun (Cughop) Ayek Deghian
Air Terjun Ayek Deghian berada di Kecamatan Muara Pinang dan dikenal sebagai salah satu destinasi alam unggulan di Empat Lawang. Airnya yang jernih menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Keunikan air terjun ini terletak pada karakter airnya yang memiliki rasa asam pahit, akibat kandungan sulfur dan belerang alami. Di sekitar lokasi tersedia fasilitas sederhana seperti penyewaan perlengkapan renang dan penjual makanan ringan.
Air Terjun Suban Kedubu Air Bayau
Air terjun ini berlokasi di Desa Sawah, Kecamatan Muara Pinang, dan dikenal sebagai air terjun tertinggi di Kabupaten Empat Lawang dengan keting…
Beli
Di Kabupaten Empat Lawang, aktivitas belanja masyarakat dan pengunjung umumnya berlangsung di pasar tradisional, yang menjadi pusat jual-beli kebutuhan pokok serta hasil bumi. Salah satu pasar yang dikenal adalah Pasar Pulau Mas di Kecamatan Tebing Tinggi, tempat di mana berbagai komoditas seperti sembako, sayuran, dan bahan pangan lainnya diperdagangkan setiap hari. Pasar ini sering menjadi rujukan harga kebutuhan pokok, seperti beras, cabai, bawang, dan daging ayam yang dipantau secara berkala oleh pedagang dan konsumen lokal.
Selain itu, Empat Lawang juga memiliki Pasar Kalangan, yaitu pasar tradisional yang unik karena lokasinya berpindah-pindah antar desa setiap hari dalam seminggu. Pasar Kalangan ini biasanya buka pagi hingga siang dan menawarkan berbagai barang kebutuhan harian yang dijual oleh pedagang setempat.
Makan
Empat Lawang memiliki sejumlah kuliner lokal khas yang sering dicari oleh pengunjung dan warga setempat ketika berkunjung. Salah satu makanan tradisional yang terkenal adalah kelicuk, yakni penganan yang terbuat dari ketan dan pisang yang dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang, mencerminkan citarasa makanan lokal yang manis dan gurih.
Selain itu, terdapat juga berbagai makanan tradisional lain yang dikenal di Empat Lawang seperti gonjeng dan lauk-lauk khas daerah yang namanya kerap muncul dalam daftar kuliner lokal, menunjukkan kekayaan cita rasa kuliner setempat yang berbeda dari wilayah lain di Sumatera Selatan.
Sumber: id.wikivoyage.org · Lisensi CC BY-SA 4.0