Apa kata pelancong tentang Kota Banda Aceh
"Kota Serambi Mekkah dengan suasana religius dan budaya yang kaya"
Wajib dilihat- Masjid Raya Baiturrahman, Museum Aceh, Pantai Lampuuk
Wajib dicicipi- Gulai Aceh, Sate Buluh, Roti Canai
Tips lokal- Gunakan bus malam nonstop dari Medan untuk perjalanan yang lebih cepat dan nyaman
- Kunjungi kota pada bulan Juni hingga Agustus untuk menghindari musim hujan
- Jangan lupa untuk mencoba kuliner khas Aceh
Cocok untuk- Pencinta sejarah, Foodie, Keluarga
Disintesis dari panduan id.wikivoyage.org (CC BY-SA 4.0) menggunakan model bahasa lokal. Konten dapat berisi ketidakakuratan β silakan koreksi via tips komunitas.
Panduan Wikivoyage

Banda Aceh adalah ibukota dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam di Pulau Sumatera, Indonesia. Kota ini dikenal dengan kota Serambi Mekkah. Banda Aceh juga merupakan ibu kota Kesultanan Aceh setelah didirikan pada akhir abad ke-15. Banda Aceh, di ujung Sumatera, telah lama menjadi pusat transportasi dan perdagangan yang strategis di Samudera Hindia bagian timur, dan merupakan pelabuhan utama perdagangan antara kawasan itu, India dan Arab.
Iklim
Banda Aceh memiliki iklim hutan hujan tropis, dengan suhu rata-rata yang hampir konstan. Suhu rata-rata tahunan kota ini adalah 27 Β°C. Namun, kota ini mengalami musim hujan dan kemarau, dengan Juni hingga Agustus menjadi bulan terkering sepanjang tahun. Banda Aceh tidak memiliki bulan musim kemarau yang sebenarnya dengan curah hujan rata-rata kurang dari 60 mm. Rata-rata, kota ini mengalami curah hujan kurang dari 2000 mm setiap tahun.
Menuju ke sini
thumb|Bandara Sultan Iskandar Muda
Dengan pesawat
Bandar udara yang melayani Banda Aceh adalah Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda.
Maskapai terbang setiap hari antara Banda Aceh dan Medan, perjalanan 1 jam, Jakarta, perjalanan 2 jam 40 menit, atau Singapura, hampir 4 jam.
AirAsia, Kuala Lumpur. Penerbangan harian.
Batavia Air, Jakarta-Soekarno-Hatta, Medan
Firefly, Penang, maskapai komunitas Malaysia sekarang terbang dari Penang ke Banda Aceh setiap hari Selasa, Kamis dan Sabtu
Garuda Indonesia, Jakarta-Soekarno-Hatta, Medan, 3 penerbangan harian dari Jakarta dan dua penerbangan harian dari Medan. Penerbangan langsung Jakarta-Banda Aceh dengan Garuda memakan waktu 2 jam 40 menit dengan Boeing 737, meskipun sering diubah menjadi singgah di Medan tanpa peringatan. Musiman ke Jeddah di Arab Saudi selama musim haji
Lion Air, Jakarta-Soekarno-Hatta, Medan. Mereka memiliki dua penerbangan harian dari Jakarta dan satu dari Medan.
SMAC, Blang Pidie, Meulaboh, Simelue, Takengon, Tapaktuan. Terbang setiap hari dari Medan ke Pulau Nias dan Pulau Simeulue.
Sriwijaya Air, Medan
Susi Air, Meulaboh
Tidak ada lagi bus yang melayani bandara. Satu-satunya cara ke daerah kota adalah dengan taksi bandara dengan tarif tetap Rp 1β¦
Dengan Bus
Tersedia bus malam nonstop, dengan waktu tempuh 9 hingga 13 jam, dari Medan ke Banda Aceh. Perusahaan bus besar seperti PMTOH, Pelangi, Kurnia dan Pusaka berkantor di Jl. Gajah Mada, Medan. Kisaran harga mulai dari Rp 110.000 untuk bus ukuran biasa hingga Rp 200.000 untuk bus kursi lebar.
Bus mini juga dapat membawa Anda ke Banda Aceh dari kawasan Medan, tetapi perjalanan biasanya lebih lama. Harganya sedikit lebih murah dari pada bus. Dimungkinkan juga untuk melakukan perjalanan dari Medan ke Banda Aceh melalui Kutacane dan Takengon. Ini akan menjadi total 20 jam.
Dengan mobil pribadi
Jika menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil dari Medan ke Banda Aceh, dapat melalui beberapa rute seperti:
Sumber: id.wikivoyage.org Β· Lisensi CC BY-SA 4.0